Panduan Lengkap Memilih Paving Block, Mudah Diterapkan!

Jika hanya dilihat sekilas, hampir semua paving block memang terlihat sama. Namun sebenarnya, kualitas masing-masingnya tidak serupa dan dikhususkan untuk keperluan yang berbeda. Karena alasan itulah kamu perlu tahu tips memilih paving block agar bisa mendapatkan yang terbaik dari yang terbaik.
Kamu pun tidak perlu khawatir karena semua tips dan cara memilih paving block yang tepat bisa ditemukan di sini. Namun sebelum itu, kenali dulu apa itu definisinya dan kenapa kamu harus memilih jenis yang tepat dan pas dengan apa yang kamu butuhkan.
Panduannya yang lengkap dan mudah diterapkan ada di bawah ini!
Mengenal Paving Block dengan Lebih Dekat
Sumber: Freepik/@freepik
Jika merujuk pada kamus digital istilah pengembangan wilayah, paving block merujuk pada material perkerasan pracetak yang punya bentukan mirip batu bata.[1] Material ini terdiri atas semen, pasir, agregat, dan air. Namun, meskipun bahan pembuatnya sama, spesifikasi paving block akan berbeda.
Kamu bisa menemukan banyak pilihan ukuran, jenis, ketebalan, warna, hingga mutunya. Badan Standardisasi Nasional (BSN) sendiri sudah menentukan 4 klasifikasi mutunya berdasarkan SNI, yaitu:[2]
Mutu | Kuat Tekan (MPa) | Ketahanan Aus (mm/menit) | Penyerapan Air Rata-Rata Maksimal (%) | ||
Rata-rata | Minimal | Rata-rata | Minimal | ||
A | 40 | 35 | 0,090 | 0,103 | 3 |
B | 20 | 17 | 0,130 | 0,149 | 6 |
C | 15 | 12,5 | 0,160 | 0,184 | 8 |
D | 10 | 8,5 | 0,219 | 0,251 | 10 |
Berdasarkan klasifikasi mutu di atas, kamu mungkin sudah punya gambaran tentang alasan kenapa paving block jadi pilihan populer untuk area outdoor. Salah satunya karena kemampuan untuk membantu drainase. Selain itu, material ini juga cukup tahan banting dan mudah dirawat.
Kenapa Harus Memilih Paving Block yang Tepat?
Sumber: Freepik/@yogiermansyah22
Sebenarnya, saat memilih material, kamu tidak harus mencari jenis paving block mana yang terbaik. Namun, mana yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek kamu. Pasalnya, jika berbicara soal yang terbaik, jawabannya selalu yang memiliki mutu A dengan ketebalan tinggi.
Hanya saja, terkadang material dengan kualitas terbaik tersebut tidak pas dengan kebutuhan kamu. Karena itulah kamu wajib tahu tips dan cara memilih paving block yang benar. Tujuannya agar hasilnya lebih maksimal, entah itu dalam segi fungsi maupun dari segi estetika.
Jika salah memilih, kamu bisa kesulitan saat memasangnya. Selain itu, proyek kamu juga lebih rentan rusak, berlumut, bahkan bisa amblas.
Tips Memilih Paving Block
Sumber: Unsplash/@sq lim
Perhatikan panduan lengkap memilihnya di bawah agar kamu tidak salah pilih!
1. Cek Kebutuhan Area Penggunaan
Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengecek kebutuhan area penggunaan. Apakah kamu akan memakai material tersebut di jalan setapak, halaman rumah, area parkir, taman, atau tempat lainnya. Hal ini karena setiap area punya kebutuhan yang berbeda.
Misalnya untuk parkir, kamu perlu memasang pola paving blok yang paling kuat seperti pola herringbone. Hal ini karena tempat parkir sering dilewati oleh motor dan mobil yang punya beban tinggi. Berbeda dengan taman yang hanya dilewati sesekali saja oleh manusia.
2. Perhatikan Jenis & Bahannya
Selain itu, jenis dan bahan materialnya juga perlu kamu pertimbangkan saat memilih paving block. Kira-kira, apakah kamu perlu menggunakan beton biasa atau beton interlock. Perhatikan juga warna dan finishing-nya untuk menentukan apakah materialnya cocok dengan proyek kamu.
3. Pertimbangkan Daya Tahan dan Ketahanan terhadap Cuaca
Jangan lupa mempertimbangkan daya tahan dan ketahanan terhadap cuaca. Terutama jika di daerah kamu sering terjadi cuaca ekstrem, entah karena panas atau hujan. Bila kasusnya seperti ini, pastikan kamu memilih paving block yang punya daya tahan tinggi, khususnya dari cuaca ekstrem.
4. Pastikan Ukuran & Ketebalan Sudah Ideal
Ukuran dan ketebalan juga tidak kalah penting untuk diperhatikan. Hal ini untuk mempermudah proses pemasangan. Misalnya untuk jalan setapak, paving block trihex dengan ukuran 10,5 x 10,5 cm. Ketebalannya bisa kamu pilih, antara 6, 8, atau 10 cm. Hal yang sama juga berlaku untuk proyek lain.
5. Periksa Tekstur & Sifat Anti Slip untuk Keamanan
Penting untuk kamu ketahui jika tekstur dan sifat antiselip setiap paving block juga berbeda. Jadi, pastikan kamu memeriksanya untuk alasan keamanan. Terutama jika area tersebut sering dilewati orang atau kendaraan.
6. Desain & Warna yang Serasi dengan Estetika
Selain soal fungsionalitas, jangan lupa untuk memperhatikan estetika. Jadi, pastikan kamu memilih desain dan warna yang paling cocok dan ideal. Hal ini bisa kamu sesuaikan dengan preferensi pribadi.
7. Budget & Harga
Pastinya, harga paving block per m2 juga sangat bervariasi, berkisar antara puluhan hingga ratusan ribu. Jadi, pastikan kamu memilih material yang sesuai dengan budget.
8. Mudahnya Cara Memasang & Cara Merawat
Terakhir, lihat apakah pilihan kamu mudah untuk kamu pasang dan kamu rawat. Semakin mudah cara pemasangannya dan semakin mudah cara perawatannya, maka akan semakin baik hasilnya.
Berdasarkan tips memilih paving block, apakah kamu sudah siap untuk memilih material yang terbaik? Material terbaik tersebut bisa kamu temukan di Conbloc, mengingat kami menyediakan berbagai pilihan paving block berkualitas tinggi yang tahan lama. Pastinya, sesuai untuk berbagai kebutuhan area outdoor kamu!