Berita & Tren IndustriInfo Produk

Mengenal Paving Batu Alam, Solusi Cerdas untuk Tampilan Natural

Mengenal Paving Batu Alam, Solusi Cerdas untuk Tampilan Natural

Ketika akan mempercantik area outdoor, arsitek atau tukang yang bekerja untuk kamu pasti akan merekomendasikan berbagai jenis paving. Salah satunya adalah paving batu alam (constone). Terutama jika kamu ingin merombak taman, halaman depan rumah, dan area-area lain yang mirip dengannya.

Hanya saja, beberapa dari kamu mungkin belum familier dengan material yang satu ini. Karena itu, kamu bisa berkenalan dulu dengan apa itu paving batu alam di sini. Tidak hanya definisinya saja, kamu juga bisa belajar tentang manfaat dan bedanya dengan paving block. 

Mengenal Paving Batu Alam dengan Lebih Dekat

Sumber: Freepik/@jannoon028

Singkatnya, paving batu alam adalah material konstruksi yang terbuat dari natural stones, misalnya seperti batu kapur, batu tulis, batu pasir, dan granit. Namun, ada juga yang terbuat dari beton premium (constone) dengan tekstur yang sama persis dengan batu-batu alami. 

Fungsinya tidak jauh berbeda, yaitu untuk menutup permukaan tanah. Selain fungsional, paving jenis ini juga bisa menambah nilai estetika. Khususnya jika kamu menyukai kesan-kesan natural atau ingin menambah vibe tropical.

Eksistensi paving jenis ini sudah ada sejak tahun 4000 sebelum masehi dan menjadi paving pertama yang digunakan oleh peradaban manusia.[1] Dulu, mereka hanya menggunakan potongan batu, namun kini lebih banyak variasi yang dapat kamu gunakan. 

Mengapa Harus Paving Batu Alam?

Sumber: Conbloc

Setelah paham definisinya, kini saatnya untuk mencari tahu apa saja manfaatnya. Jika kamu penasaran apakah paving batu alam layak dibeli, jawabannya jelas iya. 

Terutama bila kamu mencari hal-hal berikut ini!

1. Fungsional dan Estetika

Seperti apa yang sudah disebutkan di atas, constone bisa menambah nilai estetika proyek kamu. Tampilannya terlihat unik dan organik. Estetikanya juga cocok dengan desain tradisional dan modern. Sangat ideal bagi kamu yang mencari natural dan timeless beauty.

Menariknya, pemasangan constone tidak hanya terlihat indah, namun juga fungsional di saat bersamaan. Kamu bisa menginjak area paving di taman, halaman, atau tempat lain saat berjalan. Hal ini jelas menambah rasa nyaman karena kamu tidak perlu langsung menginjak tanah. 

2. Daya Tahan Kuat untuk Segala Jenis Cuaca & Lalu Lintas Tinggi

Selain indah, constone juga punya daya tahan kuat karena terbuat dari batu natural yang ada di alam. Jika kamu bertanya-tanya tentang berapa lama paving batu alam bertahan, material ini bisa bertahan puluhan hingga ratusan tahun. Dengan syarat, kamu memasang dan merawatnya dengan benar.

Materialnya juga kuat untuk segala jenis cuaca, bahkan yang ekstrem sekalipun. Paving tidak akan memuai, aus, maupun mengerut karena cuaca panas atau hujan. Satu-satunya ancaman hanya lumut, namun pertumbuhannya pun bisa dicegah dengan perawatan rutin.

Lalu lintas tinggi juga tidak akan jadi masalah, karena jenis paving yang satu ini bisa menahan bebannya. Ideal untuk hunian pribadi maupun area komersil, seperti mall, trotoar, taman, halaman, perkantoran, ruang publik, dan lain-lain. 

3. Punya Banyak Variasi Bentuk, Tekstur, dan Warna

Hal lain yang tidak boleh kamu lupakan adalah banyaknya variasi bentuk, tektur, dan warna constone. Jadi, kamu bisa bebas berkreasi dan berinovasi saat memasang paving. Pastinya, bisa kamu sesuaikan dengan tema atau desain proyek secara keseluruhan.

Apa Bedanya dengan Paving Block?

Sumber: Conbloc, Conbloc

Ada beberapa perbedaan antara kedua jenis paving ini yang penting untuk kamu ketahui. Terutama jika kamu ingin tahu apakah batu alam lebih baik dari paving block atau malah sebaliknya. 

Karena itu, berikut adalah beberapa perbedaannya yang paling signifikan! 

1. Daya Tahan

Sebenarnya, paving block dan constone sama-sama punya daya tahan yang kuat. Namun, constone lebih baik dalam menahan cuaca, beban, dan lainnya. Materialnya lebih awet dan tahan lama. Ini berbeda dengan paving block yang bisa retak karena cuaca terlalu ekstrem atau tekanan terlalu berat. 

2. Pemasangan

Jika soal pemasangan, paving block cenderung lebih baik daripada constone. Hal ini karena lebih mudah dibongkar pasang. Jadi, jika ada yang rusak, kamu cukup mengganti area yang rusak saja tanpa membongkar semua areanya. Sedangkan constone relatif lebih sulit untuk dibongkar pasang.

3. Bahan Baku

Seperti penjelasan di atas, mayoritas constone terbuat dari bahan natural stones. Sementara itu, paving block terbuat dari campuran semen, pasir, agregat, dan air. 

4. Harga

Perbedaan harga kedua material ini juga cukup jelas terlihat. Biasanya, constone punya harga yang lebih mahal daripada paving block karena bahan material pembuatannya.

Jika kamu ingin alternatif lebih terjangkau, maka Ardas: Paving Block Batu Alam bisa jadi pilihannya. Paving ini terbuat dari beton berkualitas premium yang punya daya tahan kuat akan beban dan cuaca. Selain itu, estetikanya autentik, mirip tekstur natural stones yang mewah, elegan, dan indah. 

Jadi, jika kamu mencari sedang paving batu alam kualitas jempolan, Ardas dari Conbloc bisa jadi salah satu pertimbangan. Selain itu, masih ada banyak produk-produk Conbloc lain yang tidak kalah menarik. Jadi, ayo lihat-lihat produknya sekarang juga!